Kamis, 01 Juli 2021

ARTIKEL REFLEKSI AKSI NYATA 3.3 SARWATI

 

ARTIKEL REFLEKSI

LITERASI dengan memanfaatkan Aset sekolah

PGP-1-Kabupaten Aceh Utara-Sarwati-Aksi Nyata Paket Modul 3.3




Latar belakang

     Literasi dapat dipahami sebagai kemampuan seseorang dalam membaca dan menulis. Penguasaan literasi merupakan indikator penting untuk meningkatkan prestasi generasi muda dalam mencapai kesuksesan. Penanaman literasi sedini mungkin harus disadari karena menjadi modal utama dalam mewujudkan bangsa yang cerdas dan berbudaya.budaya literasi bermanfaat dalam mewujudkan peran generasi muda dalam aspek kemajuan sumber daya manusia (SDM).

   Budaya  membaca siswa SD Negeri 3 Nisam Antara masih tergolong rendah,hal ini dapat dilihat dari aktivitas siswa pada waktu luang. Siswa lebih suka bermain daripada menyempatkan untuk membaca buku. Alasannya karena membaca merupakan kegiatan yang membosankan. Siswa mengatakan lebih senang bermain bersama teman-temannya dari pada untuk membaca buku pada waktu luang, walaupun banyak Aset yang tersedia tapi belum terlaksana semaksimal mungkin.

   Oleh karena itu calon guru penggerak membuat ide baru berupa program LITERASI dengan memanfaatkan Aset sekolah,Dalam program yang ingin dijalankan yaitu meningkatkan literasi dengan memamfaatkan Aset sekolah. kegiatan ini akan dilakukan dengan mengidentifikasi modal manusia dan modal fisik yaitu ruang bengkel baca yang ada diruang pustaka  dan juga keterlibatan guru yang bertugas dibengkel untuk membimbing siswa membaca dasar merangkai kata sampai pada kalimat.    

 

Deskripsi Aksi nyata

Istilah literasi dalam bahasa Latin disebut sebagai literatus, yang berarti orang yang belajar. Secara garis besar, literasi sendiri ialah istilah umum yang merujuk pada kemampuan dan keterampilan seseorang dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, juga memecahkan masalah di dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, literasi tidak bisa dilepaskan dari

Program Literasi didasari terlebih dahulu dengan membaca. Kemampuan membaca dasar sangat dituntut, yaitu membaca dimulai dari merangkai huruf kemudian kata sampai pada kalimat. Rencana kami kegiatan ini akan dilakukan dengan mengidentifikasi Modal Manusia, Modal Fisik yaitu Perpustakaan dan Modal Finansial yang dimiliki sekolah. Keterlibatan Guru bengkel membimbing membaca dasar dikelas bengkel. Keterlibatan. Wali Kelas membiasakan menulis tanggapan , ringkasan atau kesimpulan setiap Mapel agar murid terbiasa mengungkapkan ide dalam bentuk tulisan dan kemudian di presentasi.

Manfaat dan tujuan literasi yaitu melalui literasi siswa tidak hanya mendapatkan informasi yang dibutuhkan akan tetapi dapat memudahkan memahami semua mata pelajaran dan meningkatkan kemampuan kognitif dan psikomotornya serta memperluas pengalamannya. dengan literasi  siswa akan lebih mengerti bagaimana lingkungannya dan jug cara bersosialisasi dengan orang lain serta akan mengetahui berbagai permasalahan yang muncul dilingkungan sekitar.




              (pemanfaatan Aset pustaka sekolah untuk belajar literasi)


(wali kelas memandu siswa dalam menyimpulkan bacaan)

C. Hasil dari aksi nyata

Hasil pada proses ini sudah sangat terlihat apalagi dengan adanya Gerakan literasi sekolah (GLS) yang sudah pernah kami lakukan pada aksi nyata 1.1 dan masih berlanjut sampai sekarang tujuanya untuk  penumbuhan budi pekerti. Salah satu kegiatannya adalah membaca sekitar 10 hingga 15 menit ketika hendak memulai pembelajaran. Gerakan literasi ini sangat penting, karena dengan hal ini budaya membaca dan menulis akan semakin tumbuh. Selain itu, gerakan literasi sekolah ini diharapkan juga dapat memberi motivasi kepada peserta didik yang belum bisa membaca menjadi bisa membaca, dan yang sudah lancar membaca termotivasi untuk aktif membaca sehingga kegemaran dan minat bacanya meningkat. Ditambah lagi dengan pemamfaatan pohon pohon rindang sehingga membuat  pikiran siswa terbuka, senang dan bahagia, demikian juga peran guru bengkel yang mengajak mereka berkunjung keperpustakaan dan membagikan  buku buku cerita yang menarik untuk dibaca siswa  sehingga perpustakaan ramai dan riuh dipenuhi dengan siswa yang sangat antusias dalam membaca dan meningkatnya pemahaman siswa terhadap bacaan


(siswa secara mandiri dengan semangat belajar membaca)

                                                              2. Feelings ( Perasaan )

             Alhamdulillah saya merasa senang dan bersemangat walaupun bercampur lelah yang hal ini adalah hal yang lumrah dirasakan dalam membimbing siswa yang belum bisa membaca dan harus memulai  pengenalan huruf , merangkai kata sampai dengan kalimat namun beban terasa berkurang karena dibantu oleh guru bengkel dan motivasi dari kawan sejawat yang selalu memberi semangat dalam melaksanakan aksi nyata.

Setelah saya melakukan aksi nyata saya merasa begitu puas, karena minat belajar membaca dari siswa meningkat dari sebelumnya dan mereka sangat antusias, karena dari jiwa siswa sendiri mereka ingin agar bisa lebih lancar membaca  seperti teman sekelas lainnya, sehingga dengan bimbingan guru bengkel yg agak teramat tegas dapat  mendukung terlaksananya aksi nyata yang saya rencanakan. Siswapun  tidak lalai dalam belajar walau tanpa ada guru wali kelasnya, dan bagi wali kelas merasa dengan adanya guru bengkel sedikit meringankan tanggung jawab dalam hal membaca.

Finding ( Pembelajaran )

Pembelajaran yang di dapat dari pelaksanaan kegiatan Literasi dengan memamfaatkan asset-aset yg ada pada lingkungan sekolah seperti pustaka, Ruang Bengkel dan Pohon-pohon Rindang adalah Siswa Lebih merasa senang dan nyaman karena selama ini mereka hanya  belajar diruang kelas saja , yg pada umumnya siswa saat belajar di kelas merasa jenuh dan bosan, sehingga dengan memamfaatkan asset sekolah memicu semangat dari siswa untuk lebih giat lagi dalam belajar, sehingga tanpa paksaan dari guru siswa dengan sendirinya ingin belajar. guru hanya menjadi fasilitator sesekali menegur siswa agar tidak menggangu temannya saat belajar.

                                              4. Future ( Penerapan Ke depan )

           Kedepannya Saya akan berkoordinasi dengan dewan guru dan rekan sejawat untuk mempertahankan penerapan literasi dengan memamfaatkan asset sekolah seperti perpustakaan pohon pohon rindang dan ruang bengkel untuk dijadikan membaca dasar bagi siswa yang belum bisa membaca dan  saya akan menerapkan kegiatan literasi ini mulai di kelas 4,5,dan 6.

sekian dan terima kasih




ARTIKEL REFLEKSI AKSI NYATA 3.3 SARWATI

  ARTIKEL REFLEKSI LITERASI dengan memanfaatkan Aset sekolah PGP-1-Kabupaten Aceh Utara-Sarwati-Aksi Nyata Paket Modul 3.3 Latar belakan...